Belly Apriansyah : "Hari Pahlawan dan Tokoh-tokoh Tersembunyi".
Hari pahlawan selalu dikaitkan dengan penjajahan, sebab memang sejarah hari pahlawan adalah melalui sejarah penindasan. Namun faktanya hari ini kita masih dihadapkan dengan penjajahan. Jika dimasa silam penjajahan dilakukan oleh orang asing, hari ini kita dihadapkan oleh penjajah dengan wajah yang sama.
Merebut kemenangan memang tidak mudah. Menumbangkan rezim kekuasaan yang tidak memihak pada rakyat memang harus dengan paham pasal-pasal aturan. Ketika bicara perjalanan kepahlawanan dalam merenggut kemerdekaan maka ada relevansinya dengan sistem sosial yang terjadi hari ini. Dan segala tingkah sosial yang terjadi selalu berakar dari pendidikan. Baik pendidikan karakter, pendidikan sekolah, pendidikan sosial, serta dasar pendidikan lainnya.
Dunia pendidikan hari ini dikatakan buruk karena memang pengimplementasiannya tidak jelas padahal pendidikan itu sendiri dijadikan sebagai tolok ukur sebagai bekal kehidupan. Bahkan pendidikan bangku sekolah hari ini, hadir bukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun justru hadir sebagai bentuk pembodohan. Sekolah menyuruh siswa kritis dalam mendalami mata pelajaran, tapi tidak dalam problematika pelajar.
Mengingat bahwa jiwa kepahlawanan harus tetap tertanam dalam jiwa pemuda sekarang. Maka salah satu wujud penerapan adalah melalui dialog intelektual dengan mempertemukan banyak orang sehingga memunculkan banyak fikiran-fikiran. Dengan memberikan ruang untuk setiap orang melakukan perdebatan dalam forum diskusi yang diawali dengan mimbar demokrasi. Mimbar demokrasi yang hadir adalah dengan konsep teatrikal memasukkan naskah puisi, monolog, dialog pendidikan, serta lagu kesosialan.
Esensi dari segala ketimpangan sosial hari ini adalah permasalah besar dalam pendidikan. Apapun yang terjadi dalam masyarakat semua bermula dari akar pendidikan. Sehingga dalam peringatan hari pahlawan pada 10 November, untuk memasadepankan masa silam demi peradaban kebijaksanaan, maka narasi besar yang digaungkan adalah "Pendidikan Bingkai Sosial".
#GEMAPELA #gerakanmahasiswadanpemudalahat

Ase kenal nga suhang ini
BalasHapus